Smk Negeri 2 Purwakarta
Jl. Jend. A. Yani No. 98. Purwakrta


Utama

smkn2 purwakarta
UJIAN BERBASIS KOMPUTER TEST BAKAT SKOLASTIK

 

APA ITU TES BAKAT SKOLASTIK (TBS).

TBS merupakan alat tes yang digunakan untuk memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru. Penggunaan TBS untuk memberikan informasi potensi belajar siswa sehingga dapat melengkapi hasil tes prestasi yang sudah diterapkan di sekolah saat ini. Berbeda dari tes prestasi, TBS disusun tidak berdasarkan silabus mata pelajaran tertentu sehingga dalam menjawab soal lebih tergantung pada daya nalar siswa baik logis maupun analitis.

TBS dikembangkan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang Kemendikbud sejak tahun 1990, yang dalam pengembangannya sedikit banyak mengacu pada pengembangan SAT (Scholastic Aptitude Test). SAT merupakan tes potensi yang digunakan sebagai salah satu alat seleksi masuk perguruan tinggi di Amerika. Salah satu keunggulan TBS adalah prosedur pengembangan butir soal yang sudah terstandar dengan melibatkan tenaga ahli dari beberapa perguruan tinggi, sehingga soal yang dikembangkan merupakan soal yang valid. Soal yang telah diuji kemudian dikelola dalam bentuk bank soal yang terkalibrasi sehingga hasil tes dari beberapa subtes yang berbeda, tahun yang berbeda, dan rakitan atau paket yang berbeda, akan dapat diperbandingkan.

Puspendik mengembangkan TBS dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang terdiri dari 3 subtes. Berikut ini rincian masing-masing subtes TBS:

Subtes Verbal : mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan logika verbal untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan masalah kata/bahasa

Subtes verbal terdiri dari: Sinonim, Antonim, Analogi dan Wacana

Subtes Kuantitatif: mengukur kemampuan matematis sederhana, memahami konsep matematika dan menggunakan logika angka untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan angka.

Subtes Kuantitatif terdiri dari: Deretan Angka, Aritmatika dan Aljabar, dan Geometri.

Subtes Penalaran: Mengukur kemampuan untuk memilih dan mengorganisasi informasi yang relevan untuk menyelesaikan masalah.

Subtes Penalaran terdiri dari: Logis, diagram dan Analitis.

TBS diharapkan dapat digunakan di sekolah-sekolah sehingga sekolah akan memperoleh informasi mengenai potensi belajar siswa didiknya. Akurasi prediksi prestasi siswa pada jenjang/kelas yang lebih tinggi dapat terlihat berdasarkan hasil TBS, yang berarti bahwa TBS mempunyai korelasi yang signifikan dengan prestasi belajar siswa. Siswa dengan nilai TBS yang tinggi, maka siswa tersebut tentunya akan mempunyai prestasi belajar yang bagus.

TBS Gelombang Ke-2 akan dilaksanakan bagi kelas XII di SMA dan SMK seluruh Indonesia.

SMK Negeri 2 memilih hari tes tanggal 3 Oktober 2018.
Sebanyak tiga sesi dengan jumlah siswa kelas XII sebanyak 579 orang.

Adapun Agenda Kegiatan Yang dilakukan diantaranya :
25-26 September 2018 : Pendataan dan Pendaftaran Online
27 September 2018 (Kamis) : Rapat Koordinasi Persiapan UBK TBS
29 September 2018 (Sabtu) : Pemasangan dan Perawatan Jaringan
01 Oktober 2018 (Senin) : Installasi Client, Server dan Synchronisasi server, Cetak Kartu Peserta dan Persiapan Adm.
02 Oktober 2018 (Selasa) : Rapat Teknis Pelaksanaan UBK TBS, Pembagian Kartu Peserta dan Persiapan Administrasi lainnya.
03 Oktober 2018 (Rabu) : Pelaksanaan UBK TBS(Tes Bakat Skolastik)
Akhir Oktober 2018 : Cetak Laporan Hasil UBK TBS.